Rocky Wowor Anggota DPRD Sulut saat interupsi di rapat paripurna, Kamis (16/11/2017) kemarin.

Palakat.Com – Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, Olly Dondokambey-Steven Kandouw sedang gencar-gencarnya menarik investor luar untuk datang berinvestasi di Provinsi Sulut. Pembangunan infrastrusktur, tempat pariwisata pun digenjot demi menunjang pendapatan daerah guna mengembangkan perekonomian daerah dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun demikian, usaha pemerintah tidak didukung instansi penerangan, dalam hal ini Perusahan Listrik Negara (PLN) Suluttenggo. Pemadaman “gila-gilaan” pun terus terjadi. Bahkan masyarakat berpendapat, ini adalah warisan yang mau tidak mau harus dinikmati. Miris, usaha ODSK memajukan Sulut seolah dipatahkan PLN dengan pemadaman listrik.

Bahkan, parahnya lagi pemadaman listrik ini terjadi saat kunjungan Presiden dan rombongan beberapa hari yang lalu.

Ini sangat memalukan! Anggota DPRD Sulut, Rocky Wowor pun protes keras.
Saya ingin menyampaikan kepada Pimpinan dan rekan-rekan Anggota DPRD atas nama DPRD Provinsi Sulut untuk segera mengambil langka cepat, memanggil, meminta keterangan, dan memberikan rekomendasi kepada PT PLN Suluttenggo terkait pemadaman listrik yang sudah memberikan image buruk bagi nama baik Sulawesi Utara sebagai tuan rumah,” tegas Sekretaris Komisi II DPRD Sulut, saat interupsi di rapat paripurna, Kamis (16/11/2017) kemarin.

Lanjut politisi PDIP ini, saat kunjungan Presiden dan rombongan beberapa hari yang lalu setibanya bapak Presiden dan rombongan di Tanah Air sekitar pukul 00.30 WITA tanggal 15 November kemarin, dari perjalanan menghadiri KTT Asean di Manila Filipina, beliau dan rombongan langsung menuju ke hotel di Jalan Pierre Tendean Manado untuk segera beristirahat.

Akan tetapi, Bapak Presiden dan Ibu Negara tidak dapat langsung beristirahat. Hal ini tentunya dirasakan sangat tidak nyaman. Mengingat, kegiatan sepanjang hari dan perjalanan yang sudah menguras pikiran dan tenaga orang nomor satu RI ini .

Bapak ibu bayangkan bagaimana Bapak Presiden dan Ibu Negara akhirnya diajak untuk city tour dadakan. Melewati Jalan Ahmad Yani, Pierre Tendean, dan dalam hitungan menit beliau dan rombongan diputuskan untuk pindah ke hotel lain di Jalan Sudirman. Terkait hal ini saya meminta sikap kita DPRD Provinsi Sulawesi Utara untuk menanggapinya dengan serius,” tandas Legislator Dapil Bolaang Mongondow Raya dengan nada serius.* (jane)

KOMENTAR ANDA

Please enter your comment!
Please enter your name here